Box Layout

HTML Layout
Backgroud Images
Backgroud Pattern
blog-img-10

Posted by : Administrator

Penggalangan Komitmen Transformasi Layanan Kesehatan

Pandemi COVID-19 bukan hanya menyebabkan dampak negatif bagi seluruh insan, namun juga memberikan dampak terhadap proses pelayanan kesehatan, sehingga menuntut hadirnya perkembangan baik dari segi teknologi dan digitalisasi layanan, melalui sebuah Transformasi Layanan Kesehatan.

Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta memulai proses Transformasi sejak awal tahun 2020 lalu dan terus berjalan dengan sangat baik. Salah satu kegiatan penunjang Transformasi Layanan Kesehatan yaitu dengan melakukan kegiatan penggalangan komitmen seluruh UKPD. Penggalangan ini dilaksanakan Kamis (16/6), bertempat di Ruang Grand on Thamrin, Hotel Pullman Thamrin, kegiatan ini diikuti oleh seluruh Pimpinan UKPD dengan menghadirkan narasumber tentang success story Transformasi di RS Pelni, RS Pondok Indah, Jaklingko dan Kementerian Keuangan. Kegiatan penggalangan komitmen Transformasi Layanan Kesehatan ini menjadi salah satu kegiatan pendahuluan sebelum kick-off Transformasi Layanan Kesehatan yang akan digaungkan pada Tanggal 7 Juli 2022 mendatang.

“Survei yang dilakukan baik internal maupun eksternal dari pihak ketiga, kita selalu mendapatkan nilai “Cukup” di angka 80%. Pertanyaannya apakah kita puas dengan itu? Apakah angka tersebut sudah menggambarkan warga DKI yang tersenyum dan berkata “Untung Saya Tinggal di Jakarta”? Jika melihat secara sederhana, masih banyak pegawai kita yang tidak membawa anak-anaknya untuk melakukan vaksinasi di Faskes milik Pemerintah seperti Puskesmas. Sehingga bisa disimpulkan bahwa kita saja belum yakin dengan pelayanan kita sendiri,” Ucap dr. Widyastuti, MKM., Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta.

Menurut dr. Widyastuti, setidaknya jika pegawai di Dinas Kesehatan sudah bisa memanfaatkan faskes seperti Puskesmas baik untuk pribadi dan keluarganya, artinya pelayanan kesehatan Faskes milik Dinas Kesehatan tersebut memuaskan. Sehingga, masyarakat pun pada akhirnya mau menggunakan fasilitas kesehatan milik Pemprov DKI. Oleh karena itu, momentum Transformasi Layanan Kesehatan bisa menjadi jalan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat DKI Jakarta.  

“Bapak dan ibu juga perlu diingat ya, Warga DKI Jakarta ini bervariasi. Baik dari segi pendidikan, finansial dan sisi lainnya. Sehingga, tugas kita bagaimana warga bisa mendengungkan “Untung Saya Tinggal di DKI Jakarta” sangat penting. Kalimat tersebut sangat sederhana, namun memiliki arti yang sangat mendalam. Untuk itu, Transformasi Layanan Kesehatan dilaksanakan agar dapat meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi warga DKI Jakarta,” tutup dr. Widyastuti, MKM., Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta.[hms]