Gubernur DKI Jakarta Kunjungi Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Dorong Penguatan Layanan Kesehatan bagi Masyarakat
Jakarta, 12 Februari 2026 – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengunjungi Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi DKI Jakarta di Jakarta Pusat, Kamis (12/2). Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Asisten Kesejahteraan Rakyat Setda DKI Jakarta Ali Maulana Hakim, Wakil Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Savitri Handayana, Sekretaris Dinas Kesehatan DKI Jakarta Balqis Rahmah, para Kepala Bidang, Direktur RSUD, Kepala UPT, serta Kepala Puskesmas se-DKI Jakarta.
Dalam arahannya, Gubernur Pramono menekankan pentingnya nilai (value) dalam kehidupan dan kepemimpinan. Ia menyampaikan tiga prinsip utama yang menjadi pegangan dalam bekerja, yakni kerja keras, bahagia, dan bermakna.
“Kalau saya ditanya tiga kata yang menjadi prinsip saya dalam bekerja, pertama kerja keras. Kedua, bahagia. Dan ketiga, bermakna, bermakna bagi siapapun, terutama bagi warga Jakarta” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa seorang pemimpin tidak boleh hanya sibuk dengan dirinya sendiri, tetapi harus mampu memikirkan kebutuhan jangka pendek dan menengah organisasi serta masyarakat yang dilayani. Gubernur Pramono juga menekankan pentingnya mengenali talenta serta terus mengembangkan kemampuan diri. Menurutnya, setiap individu harus memahami keunggulannya masing-masing, terutama jajaran tenaga kesehatan yang mayoritas berlatar belakang medis.
“Yang paling penting dalam hidup adalah mengetahui apa yang menjadi talenta kita. Semua orang harus punya talenta dan menyadarinya. Jangan berhenti belajar, jangan berhenti berinovasi, jangan berhenti membaca. Jangan sampai hidup menjadi statis,” pesannya.
Gubernur Pramono juga mengapresiasi berbagai program unggulan Dinas Kesehatan DKI Jakarta, seperti Pasukan Putih, JakAmbulans, JakCare, JakSIMPUS, serta berbagai upaya pencegahan penyakit menular yang dinilai selalu berada di garda terdepan.
“Saya berharap orkestrasi tim yang sudah baik ini terus dijaga. Mudah-mudahan Jakarta semakin sejahtera, semakin nyaman, semakin sehat, dan yang paling penting warganya semakin bahagia,” tutupnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ani Ruspitawati menyampaikan terima kasih atas kunjungan Gubernur yang dinilai menjadi penyemangat bagi seluruh jajaran.
“Kami sangat senang dan merasa terhormat atas kehadiran Bapak Gubernur. Kami yakin ini akan menambah semangat teman-teman dalam melaksanakan tugas sehari-hari,” ujar Ani.
Ani menjelaskan, Dinas Kesehatan DKI Jakarta saat ini membawahi 87 Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD), yang terdiri dari 6 Suku Dinas Kesehatan wilayah/kabupaten, 31 RSUD, 44 Puskesmas, serta 6 UPT. Ia juga menegaskan bahwa Dinkes DKI Jakarta terus berupaya selangkah lebih maju (one step ahead) dalam menjawab kebutuhan kesehatan masyarakat. Salah satu contohnya adalah penyediaan layanan psikolog di Puskesmas yang telah dimulai sejak 2018 dan diperluas secara masif pada 2021, bahkan sebelum menjadi kebijakan nasional. Selain itu, program Kampung Siaga TBC (TDC) juga telah lebih dulu berjalan di Jakarta. Pada 2024, DKI Jakarta telah memiliki 584 Kampung Siaga TBC, sebelum program serupa dicanangkan secara nasional pada 2025.
“Pada dasarnya kami ingin memberikan layanan yang terbaik bagi masyarakat. Kehadiran Bapak Gubernur hari ini memberikan arahan yang sangat penting sekaligus motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Jakarta,” pungkas Ani. [AA]
