Gubernur DKI Jakarta Tinjau Pelayanan Kesehatan di Puskesmas Pembantu Serdang
Jakarta, 10 Februari 2026 – Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati mendampingi Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung melakukan peninjauan pelayanan kesehatan di Puskesmas Pembantu (Pustu) Serdang, Jakarta Pusat, pada Selasa (10/2). Hadir juga dalam kunjungan ini Wali Kota Jakarta Pusat Arifin, Wakil Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Savitri Handayana, plt. Kepala Puskesmas Kemayoran Hayfa Husaen, Kepala Puskesmas Pembantu Serdang Sri Anita Mulia.
Dalam kunjungannya, Gubernur Pramono menegaskan bahwa Puskesmas Pembantu merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan dasar di tingkat paling bawah. Ia menyampaikan apresiasi atas kondisi Pustu Serdang yang dinilainya bersih, rapi, dan memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat.
“Ini sebagai salah satu sampel, dan saya terus terang surprise kondisinya bersih, rapi. dan tadi hampir kepada semua pasien yang datang, saya tanyain satu-satu apakah kemudian pelayanannya baik atau tidak. Hampir semuanya memberikan respons yang positif” ujar Gubernur Pramono.
Gubernur Pramono juga menyampaikan bahwa saat ini Provinsi DKI Jakarta memiliki 31 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), 44 puskesmas kecamatan, serta sekitar 292 Puskesmas Pembantu yang tersebar di seluruh wilayah Jakarta.
“Dalam hal yang berkaitan dengan kesehatan, maka Jakarta cukup mempunyai infrastruktur yang sangat baik” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur Pramono juga menjelaskan cakupan layanan Pustu Serdang melayani sekitar 35.450 jiwa dengan rata-rata kunjungan harian mencapai 96 pasien. Selain itu, Pustu Serdang juga berperan sebagai ujung tombak Pasukan Putih, yang dimiliki oleh pemerintah DKI Jakarta.
“Jakarta bersyukur termasuk yang seperti ini (Pustu Serdang) juga memiliki 13 posyandu, sehingga hal yang menyangkut kesehatan yang paling basic, paling elementer yang dibutuhkan masyarakat itu dapat terpenuhi dengan baik” ungkapnya.
Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta terus berkomitmen untuk memperkuat pelayanan kesehatan primer melalui peningkatan kualitas sarana, prasarana, serta sumber daya manusia di Puskesmas dan Puskesmas Pembantu. Upaya ini dilakukan guna memastikan seluruh masyarakat Jakarta memperoleh akses pelayanan kesehatan yang merata, mudah dijangkau, dan berkualitas. [AA/RN]
