Semangat Kepedulian dan Kolaborasi, Donor Darah Serentak RSUD se-Indonesia Catat Rekor MURI
Jakarta, 3 November 2025 – Semangat kepedulian dan kolaborasi mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun ke-25 Asosiasi Rumah Sakit Daerah (ARSADA) yang terselenggara berkat sinergi lintas sektor antara Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, ARSADA, dan Palang Merah Indonesia (PMI). Kegiatan seremonial nasional yang dipusatkan di RSUD Budhi Asih, Jakarta Timur, ini terhubung secara daring dengan 380 RSUD di seluruh Indonesia. Acara turut dihadiri oleh Ketua Umum ARSADA Zainoel Arifin, Asisten Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi DKI Jakarta Ali Maulana Hakim, Pendiri ARSADA Umar Wahid, serta Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Ani Ruspitawati. Mengusung tagline “Anda Sehat Karena Peduli”, kegiatan donor darah serentak ini berhasil mencatatkan Rekor MURI sebagai aksi donor darah oleh rumah sakit daerah terbanyak di Indonesia, sekaligus menjadi simbol persatuan dan semangat gotong royong dalam memperkuat sistem kesehatan nasional di usia seperempat abad ARSADA.
Dalam sambutannya, Ketua Umum ARSADA Zainoel Arifin menegaskan bahwa aksi donor darah ini bukan hanya wujud kepedulian sosial, tetapi juga simbol sinergi dan kekuatan kolektif seluruh rumah sakit daerah di Indonesia.
“Tagline ‘Anda Sehat Karena Peduli’ mengandung pesan sederhana namun mendalam, bahwa kesehatan bukan hanya tanggung jawab individu, melainkan hasil dari kepedulian bersama,” ujar Zainoel.
Ia menambahkan, semangat kebersamaan ini juga menjadi momentum bagi ARSADA untuk memperkuat sinergi empat aktor strategis sistem kesehatan daerah, yaitu Rumah Sakit Daerah, Dinas Kesehatan, Puskesmas, dan Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda).
“Empat pilar ini harus bergerak seirama agar pelayanan kesehatan di daerah semakin tangguh, adaptif, dan berkeadilan,” pungkasnya.
Sementara itu, Asisten Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi DKI Jakarta Ali Maulana Hakim menyampaikan komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam memperkuat peran rumah sakit daerah sebagai garda depan pelayanan kesehatan masyarakat.
“Pemprov DKI Jakarta saat ini sedang mengembangkan dua rumah sakit daerah berstandar internasional. Namun, meskipun berskala global, keduanya tetap harus memberikan akses bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga kurang mampu,” ungkap Ali.
Ia menegaskan bahwa prinsip inklusivitas menjadi dasar dalam setiap pembangunan fasilitas kesehatan di Jakarta.
“Rumah sakit daerah harus menjadi contoh pelayanan yang berkeadilan, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan warga, bukan pada status sosial,” tegasnya.
Pendiri ARSADA Umar Wahid yang turut hadir, mengingatkan kembali semangat awal didirikannya ARSADA 25 tahun silam. Menurutnya, ARSADA hadir bukan untuk kepentingan rumah sakit atau direkturnya, melainkan untuk masyarakat yang dilayani.
“ARSADA berdiri untuk melakukan advokasi dan fasilitasi bagi kepentingan rakyat. Rumah sakit daerah adalah tempat pengabdian, bukan sekadar institusi pelayanan,” ujar Umar.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga komitmen pelayanan publik dengan niat yang tulus.
“Selama niat kita lurus, jangan takut kehilangan jabatan. Jabatan itu amanah, bukan kebanggaan,” tutupnya.
Peringatan seperempat abad ARSADA ini menjadi refleksi atas perjalanan panjang organisasi yang lahir dari semangat otonomi daerah dan tumbuh menjadi mitra strategis pemerintah dalam penguatan sistem kesehatan nasional. Melalui kegiatan donor darah ini, ARSADA, Dinas Kesehatan, PMI, dan ratusan rumah sakit daerah menunjukkan wajah gotong royong sistem kesehatan Indonesia bahwa kekuatan pelayanan publik lahir dari kepedulian bersama. Aksi donor darah hanyalah salah satu simbol nyata dari rangkaian kegiatan yang lebih luas, yang melibatkan kolaborasi lintas sektor untuk masyarakat. Di balik setiap tetes darah yang didonorkan, tersimpan semangat persaudaraan, kemanusiaan, dan tanggung jawab sosial nilai-nilai yang terus dijaga oleh seluruh insan kesehatan Indonesia menuju sistem kesehatan yang tangguh dan berkeadilan. [AA/NA/RN]
