Raih Penghargaan Dalam Acara “Indonesia Satu Melawan Kanker”, DKI Jakarta Jadi Provinsi Tertinggi Pemeriksaan HPV DNA Kanker Leher Rahim 2025
Jakarta, 4 Februari 2026 – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meraih penghargaan sebagai provinsi dengan capaian tertinggi dalam pelaksanaan pemeriksaan HPV DNA Kanker Leher Rahim Tahun 2025 dalam acara “Indonesia Satu Melawan Kanker” yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia di South Quarter Dome, Jakarta Selatan, Rabu (4/2). Acara “Indonesia Satu Melawan Kanker” merupakan bagian dari upaya nasional untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penyakit kanker, mendorong deteksi dini, serta memperkuat koordinasi lintas sektor dalam penanganan penyakit tidak menular.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin yang diterima oleh Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, yang hadir mewakili Gubernur DKI Jakarta. Hadir pula dalam kegiatan ini Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Murti Utami, Ketua Yayasan Kanker Payudara Indonesia Linda Gumelar.
Dalam sambutannya, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa kanker dapat disembuhkan dan dicegah melalui deteksi dini.
“Kanker itu bisa disembuhkan, tetapi harus dengan deteksi dini. Oleh karena itu, datanglah ke fasilitas kesehatan untuk melakukan deteksi dini, jangan takut,” ujar Menkes.
Ia juga mengimbau seluruh perempuan Indonesia agar tidak ragu melakukan skrining kanker.
“Kita memiliki sekitar 10 ribu puskesmas yang menyediakan layanan skrining kanker, dan untuk kanker serviks juga sudah tersedia vaksinasi Human Papillomavirus (HPV),” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ani Ruspitawati menyampaikan apresiasi dan rasa syukurnya atas penghargaan yang diterima. Ia menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi lintas sektor dan partisipasi aktif masyarakat.
“Penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh tenaga kesehatan, fasilitas pelayanan kesehatan, serta dukungan masyarakat DKI Jakarta dalam upaya deteksi dini kanker leher rahim. Ini sekaligus menjadi penguat komitmen kami untuk terus meningkatkan cakupan skrining dan layanan kanker secara berkelanjutan” ujarnya.
Ani juga menjelaskan Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Kesehatan juga menunjukan komitmennya dalam pelaksanaan Rencana Aksi Nasional Eliminasi Kanker Leher Rahim. DKI Jakarta merupakan Provinsi yang pertama kali ditunjuk sebagai Pilot Project Skrining Kanker Serviks metode DNA HPV co-testing IVA
Selain menggalakkan upaya promotif preventif, Dinas Kesehatan DKI Jakarta juga melakukan pengembangan Rumah Sakit pelayanan kanker sebagai jejaring dari RS Kanker Dharmais, antara lain RSUD Pasar Minggu, RSUD Tarakan, RSUD Koja, RSUD Cengkareng, RSUD Budhi Asih dan RSUD Pasar Rebo.
“DKI Jakarta juga menghadirkan Pasukan Putih sebagai perpanjangan tangan layanan paliatif bagi pasien kanker di seluruh wilayah DKI Jakarta, sehingga pasien dapat memperoleh pendampingan dan perawatan yang lebih komprehensif” tambahnya. [AA]
