Kunjungi Puskesmas Kebayoran Lama, Gubernur DKI Jakarta Apresiasi Pelayanan Kesehatan yang Baik
Jakarta, 9 Januari 2026 - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung melakukan kunjungan ke Puskesmas Kebayoran Lama, sebagai bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam memastikan mutu layanan kesehatan dasar bagi masyarakat. Hadir dalam kunjungan ini, Asisten Kesejahteraan Rakyat (Askesra) Ali Maulana Hakim, Wali Kota Jakarta Selatan M. Anwar, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ani Ruspitawati, Wakil Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Savitri Handayana, Sekretaris Dinas Kesehatan DKI Jakarta Balqis Rahmah serta Kepala Puskesmas Kebayoran Lama Santayana.
Dalam kunjungannya, Gubernur Pramono menyampaikan bahwa saat ini Jakarta memiliki 44 Puskesmas Kecamatan, 267 Puskesmas Pembantu, serta 31 rumah sakit. Seluruh fasilitas tersebut, termasuk Puskesmas dan Puskesmas Pembantu, telah melayani peserta BPJS Kesehatan.
Secara khusus di Puskesmas Kebayoran Lama, Gubernur Pramono mengaku terkesan dengan kualitas pelayanan yang diberikan. Berdasarkan penjelasan Kepala Puskesmas Kebayoran Lama, dr. Santayana, fasilitas ini mampu memberikan 15 jenis layanan kesehatan dengan sistem pelayanan yang sudah menyerupai rumah sakit.
“Saya terus terang cukup kaget melihat proses pelayanannya. Pelayanannya sangat baik, sudah hampir seperti rumah sakit di kota-kota daerah,” ujar Gubernur Pramono saat meninjau langsung pelayanan di Puskesmas Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (9/1).
Puskesmas Kebayoran Lama didukung oleh 41 dokter umum dan 14 dokter gigi, dengan jumlah kunjungan pasien rata-rata 600–700 orang per hari. Menurut Gubernur, capaian tersebut menunjukkan bahwa Puskesmas memiliki peran strategis sebagai fasilitas layanan kesehatan tingkat pertama yang profesional dan terpercaya.
“Saya berharap Puskesmas seperti ini dikelola dengan baik dan bisa menjadi percontohan untuk di Jakarta dan seluruh wilayah di daerah lain” ucapnya.
Selain itu, Gubernur Pramono juga menerima laporan bahwa sebagian Puskesmas di Jakarta, khususnya yang berada di wilayah perbatasan, banyak dimanfaatkan oleh warga dari luar Jakarta. Menyikapi hal tersebut, Gubernur Pramono menegaskan bahwa pelayanan kesehatan tetap harus diberikan secara optimal.
“Saya sampaikan kepada Kepala Dinas Kesehatan, Ibu Ani, bahwa kondisi seperti itu tetap harus kita layani dengan pelayanan terbaik,” tegasnya.
Melalui penguatan layanan Puskesmas, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan yang mudah diakses, berkualitas, dan berorientasi pada langkah pencegahan demi mewujudkan masyarakat Jakarta yang sehat dan sejahtera. [AA]
