Gubernur DKI Jakarta Tinjau Penyintas Banjir, Warga Sampaikan Pelayanan Kesehatan Sudah Terpenuhi
Jakarta, 24 Januari 2026 - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, didampingi Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, meninjau warga penyintas banjir yang mengungsi di Posko Pengungsian Masjid Jami Baitul Rahman, Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (24/1).
Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Pramono menyerahkan berbagai bantuan kebutuhan dasar bagi para pengungsi, antara lain beras, minyak goreng, mi instan, kasur lipat, matras, selimut, family kit, beachwear, serta minyak penghangat tubuh yang saat ini sangat dibutuhkan warga di pengungsian.
“Pagi ini kami mendata jumlah warga yang mengungsi di lokasi ini. Tercatat ada 45 kepala keluarga dengan total 177 jiwa. Ada yang baru satu hingga dua hari mengungsi, dan alhamdulillah seluruhnya dalam kondisi baik dan sehat,” ujar Gubernur Pramono.
Ia menjelaskan, di lokasi pengungsian telah tersedia pos pelayanan kesehatan untuk memastikan seluruh kebutuhan kesehatan warga terpenuhi. Gubernur juga sempat menanyakan langsung kondisi kesehatan kepada para pengungsi.
“Saya tanyakan satu per satu, dan rata-rata warga menyampaikan bahwa pelayanan kesehatan sudah terpenuhi,” ungkapnya.
Sementara itu, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta telah memberikan berbagai layanan kesehatan di lokasi pengungsian, meliputi pelayanan kesehatan dasar, penyuluhan kesehatan, konseling oleh psikolog klinis, pemberian makanan tambahan bagi balita dan ibu hamil, serta lisolisasi lingkungan. Pelayanan tersebut dilakukan oleh tim medis dari Puskesmas Cengkareng.
Adapun keluhan kesehatan yang banyak ditemukan di pengungsian adalah infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) seperti batuk dan pilek, gatal atau penyakit kulit, serta sakit kepala. Apabila ditemukan kasus dengan kondisi gawat darurat, pasien akan segera dirujuk ke rumah sakit rujukan.
Dinas Kesehatan DKI Jakarta terus memastikan ketersediaan layanan kesehatan bagi para penyintas banjir dan mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan pengungsian dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat guna mencegah munculnya penyakit pascabanjir. [AA]
