blog-img-10

Keterangan : Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Gelar Penilaian Kader dan Posyandu Berprestasi Tingkat Provinsi 2026

Posted by : Administrator

Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Gelar Penilaian Kader dan Posyandu Berprestasi Tingkat Provinsi 2026

Jakarta, 11 Agustus 2026 – Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta menyelenggarakan Penilaian Kader dan Posyandu Bidang Kesehatan Berprestasi Tingkat Provinsi DKI Jakarta Tahun 2026 di Kantor Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Selasa (11/8). Kegiatan dibuka oleh Wakil Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Safitri Handayana dan dihadiri Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Octoviana Carolina S., perwakilan Suku Dinas Kesehatan, Wali Kota, Camat, Lurah, Kepala Puskesmas, serta peserta dari enam wilayah administrasi DKI Jakarta.

Penilaian melibatkan dewan juri dari lintas sektor dan organisasi profesi, yaitu Safrilia Dwirianti dan Mery Aderita dari Dinas Kesehatan, Joanne Gratia dan Wisnu Yulianto dari Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP), Dewi Yana dan Budiono Wibowo dari Biro Kesejahteraan Sosial, Ngatemi dan Alamsah dari Tim Pembina Posyandu Provinsi DKI Jakarta, serta Ecep Setyadi dari PPPKMI Pengda DKI Jakarta dan Rina Efiyanna dari DPD Persagi DKI Jakarta. Setelah pembukaan, peserta terbagi dalam dua kategori untuk mengikuti penilaian di Ruang Mawar dan Ruang Camelia. 

Sebanyak enam kader dan enam Posyandu yang merupakan perwakilan terbaik dari masing-masing wilayah administrasi DKI Jakarta mengikuti penilaian tingkat provinsi. Kategori Kader Berprestasi diikuti Lies Yunizar dari Jakarta Pusat, Nurmayasari dari Jakarta Utara, Sri Wulandari dari Jakarta Barat, Ratna Sari dari Jakarta Selatan, Sani Rahayu dari Jakarta Timur, dan Miyanah dari Kepulauan Seribu. Sementara itu, kategori Posyandu Berprestasi diwakili Posyandu Melati 2 dari Jakarta Pusat, Posyandu Kenanga 2 dari Jakarta Utara, Posyandu Wijaya Kusuma 1 dari Jakarta Barat, Posyandu Bungur dari Jakarta Selatan, Posyandu Bungur 1 dari Jakarta Timur, dan Posyandu Mawar dari Kepulauan Seribu.

Penilaian dilakukan secara terpisah untuk kategori Kader Berprestasi dan Posyandu Berprestasi di Ruang Mawar dan Ruang Camelia. Masing-masing peserta mendapatkan waktu sekitar 45 menit, yang terdiri atas lima menit persiapan teknis, 10 menit paparan termasuk pemutaran video, 25 menit sesi tanya jawab bersama dewan juri, dan lima menit perapihan setelah penilaian. Penilaian ini menjadi tahap akhir tingkat provinsi setelah peserta melalui rangkaian seleksi secara berjenjang dari tingkat kecamatan hingga kota dan kabupaten administrasi.

Safitri Handayana mengatakan penilaian tingkat provinsi tidak hanya ditujukan untuk menentukan peserta terbaik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mendorong peningkatan kualitas dan inovasi Posyandu. “Kegiatan ini bukan hanya untuk menentukan yang terbaik, tetapi juga untuk mendorong peningkatan kualitas dan inovasi Posyandu. Salah satu yang kita dorong adalah SMART Posyandu, baik melalui SMART Kader maupun SMART Posyandu. Kita ingin kader semakin kompeten, Posyandu semakin berkualitas, mampu memanfaatkan teknologi, memiliki tata kelola yang baik, dan memberikan pelayanan yang semakin bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Safitri.

Lebih lanjut, Safitri berharap prestasi DKI Jakarta dapat kembali bersinar di tingkat nasional. Ia menyampaikan bahwa pada 2024 DKI Jakarta berhasil meraih Juara 1 Inovasi Kader dan Juara 2 Posyandu Berprestasi. “Kita tentu berharap prestasi DKI Jakarta dapat kembali bersinar di tingkat nasional. Sebagaimana pada tahun 2024, DKI Jakarta berhasil meraih Juara 1 Inovasi Kader dan Juara 2 Posyandu Berprestasi. Mari kita upayakan agar prestasi tersebut dapat kembali kita raih pada tahun 2026,” kata Safitri.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Octoviana Carolina S. menyampaikan bahwa penilaian tingkat provinsi merupakan bagian dari rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan secara berjenjang mulai dari tingkat kecamatan hingga kota dan kabupaten administrasi. Kegiatan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi dan inovasi kader sekaligus mendorong peningkatan kualitas penyelenggaraan Posyandu. “Tampilkan yang terbaik dan terus berikan yang terbaik dalam memberikan layanan kepada masyarakat di Posyandu. Semoga dari tingkat Provinsi ini akan lahir kader dan Posyandu terbaik yang mampu membawa nama baik DKI Jakarta, menjadi juara di tingkat nasional, dan tentunya menjadi inspirasi bagi Posyandu di seluruh Indonesia,” ujar Octoviana.

Penilaian tingkat provinsi ini menjadi tahap untuk menentukan Kader dan Posyandu Berprestasi terbaik serta penerima apresiasi kategori inovasi terbaik. Hasil penilaian akan diumumkan pada Jambore Kader Posyandu Bidang Kesehatan pada 27 Agustus 2026. Melalui kegiatan ini, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta berharap lahir kader dan Posyandu yang semakin kompeten, berkualitas, inovatif, mampu memanfaatkan teknologi, serta memberikan pelayanan yang semakin bermanfaat bagi masyarakat. Diharapkan pula prestasi yang diraih dapat membawa nama baik Provinsi DKI Jakarta di tingkat nasional dan menjadi inspirasi bagi Posyandu di seluruh Indonesia. [DM/ML/RN]

Kembali

Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta

Jl. Kesehatan No 10
Petojo Selatan, Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat,
DKI Jakarta 10160

    Kontak

  • +62213451338
    (Senin - Kamis 08:00 - 16.00 WIB)
    (Jum'at 08:00 - 16.30)

    +62 822-1388-8006 (Hotline)
    (Senin - Kamis 08:00 - 16.00 WIB)
    (Jum'at 08:00 - 16.30)

    dinkes@jakarta.go.id

Media Sosial

   Sitemap