Sampaikan Pesan Kesehatan dengan Cara Kreatif, Dinkes DKI Jakarta Gelar Lomba Stand Up Comedy
Jakarta, 22 Oktober 2026 - Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta menggelar lomba stand up comedy, yang berlangsung di Ruang Auditorium lt 2, Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Jakarta Pusat, pada Kamis (22/10). Lomba ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62 yang diselenggarakan pada bulan November mendatang. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya menghadirkan pendekatan kreatif dan menyenangkan dalam menyampaikan pesan kesehatan kepada masyarakat. Kegiatan dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, dan dihadiri juga oleh Wakil Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Savitri Handayana serta Sekretaris Dinas Kesehatan DKI Jakarta Balqis Rahmah. Seluruh peserta merupakan insan kesehatan yang diberikan ruang untuk mengembangkan kreativitas dan kemampuan berkomunikasi melalui humor yang tetap mengandung edukasi kesehatan.
Dalam sambutannya, Kadis Kesehatan Ani menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang untuk menghadirkan keseimbangan di tengah rutinitas pekerjaan yang berorientasi pada target dan evaluasi. Menurutnya, kesehatan tidak hanya berkaitan dengan konsumsi makanan bergizi dan aktivitas fisik, tetapi juga mencakup kebahagiaan dan kemampuan untuk tertawa.
“Setiap hari kita bekerja dengan target, indikator yang harus tercapai, dan evaluasi. Padahal, kita semua tahu bahwa kesehatan adalah sebuah keseimbangan. Tidak hanya berbicara tentang makanan bergizi dan aktivitas fisik, tetapi juga bagaimana kita bisa tertawa dan bahagia. Itu merupakan unsur yang tidak bisa terlewatkan,” ujar Ani.
Ani juga menegaskan, lomba stand up comedy ini tidak sekadar menjadi ajang hiburan, tetapi juga sarana untuk menyampaikan pesan kesehatan dengan cara yang lebih ringan, dekat, dan mudah diterima masyarakat. Melalui materi komedi yang kreatif, peserta diharapkan mampu menyelipkan edukasi kesehatan yang dapat mendorong perubahan perilaku ke arah yang lebih sehat. Ia berharap masyarakat yang menyaksikan penampilan para peserta tidak hanya mendapatkan hiburan, tetapi juga membawa pulang pesan yang bermanfaat, mulai dari kesadaran untuk melakukan pemeriksaan kesehatan, menerapkan pola hidup sehat, hingga menghindari kebiasaan merokok.
“Pesan-pesan kesehatan tidak harus selalu disampaikan dengan cara yang serius. Tapi juga sebetulnya ini ajang untuk mencari influencer baru karena sebenarnya pesan kesehatan bisa lebih masuk, bisa lebih mengena, bisa lebih diterima oleh masyarakat mungkin dengan cara menertawakan diri kita sendiri kadang-kadang itu lebih pas” tuturnya.
Lebih lanjut, Ani menilai kegiatan ini juga menjadi peluang untuk menemukan talenta baru di bidang komunikasi kesehatan yang mampu berperan sebagai influencer di tengah perkembangan era digital dan media sosial. Kreativitas dalam menyampaikan edukasi melalui humor dinilai dapat memperluas jangkauan komunikasi kesehatan, khususnya kepada masyarakat yang lebih mudah menerima informasi melalui konten yang menghibur. Ia juga berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai perlombaan semata, tetapi menjadi langkah awal bagi para peserta untuk terus mengembangkan bakat dan kemampuan menyampaikan pesan kesehatan melalui pendekatan yang inovatif.
“Saya berharap teman-teman yang lahir dari kegiatan lomba ini terus mengembangkan talenta dan kemampuannya dalam menyampaikan pesan-pesan kesehatan melalui humor. Ini menjadi challenge yang perlu kita hadapi bersama, karena kita berada di era digital dan media sosial, di mana kekuatan influencer dapat membantu menyampaikan pesan-pesan kesehatan kepada masyarakat,” tutupnya.
Melalui lomba stand up comedy dalam rangka HKN ke-62 ini, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta mendorong lahirnya inovasi komunikasi kesehatan yang lebih kreatif, inklusif, dan relevan dengan perkembangan zaman. Dengan memadukan hiburan dan edukasi, pesan kesehatan diharapkan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat serta mendorong terwujudnya perilaku hidup sehat di Jakarta. [AA]
