blog-img-10

Keterangan : Dinas Kesehatan DKI Jakarta bersama Badan Pusat Statistik DKI Jakarta Gelar Ngisi Bareng Sensus Ekonomi 2026

Posted by : Administrator

Dinas Kesehatan DKI Jakarta bersama Badan Pusat Statistik DKI Jakarta Gelar Ngisi Bareng Sensus Ekonomi 2026

Jakarta, 21 Mei 2026 – Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi DKI Jakarta menggelar kegiatan pembukaan Ngibar (Ngisi Bareng) Sensus Ekonomi 2026 sektor kesehatan di Auditorium PK3D Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Kamis (21/5). Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala BPS Provinsi DKI Jakarta, Kadarmanto, Wakil Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Savitri Handayana, para direktur RSUD dan RSKD, kepala puskesmas, kepala UPT, serta jajaran fasilitas pelayanan kesehatan di lingkungan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta.

Dalam sambutannya, Kepala BPS Provinsi DKI Jakarta, Kadarmanto, menyampaikan bahwa Sensus Ekonomi 2026 menjadi langkah penting untuk memperbarui gambaran struktur ekonomi Indonesia, termasuk sektor jasa kesehatan seperti rumah sakit, farmasi, dan perangkat kesehatan. Ia menjelaskan bahwa sektor jasa kesehatan dan jaminan sosial memberikan kontribusi sebesar 2,22 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) DKI Jakarta pada triwulan I tahun 2026. Selain itu, pemerintah juga akan memperbarui tahun dasar penghitungan ekonomi nasional dari tahun 2010 menjadi tahun 2026 guna menyesuaikan perubahan struktur ekonomi yang terus berkembang.

Kadarmanto juga menjelaskan bahwa pelaksanaan sensus ekonomi nantinya dilakukan melalui pendataan door-to-door. Namun melalui kegiatan Ngibar Sensus Ekonomi 2026, fasilitas kesehatan dapat melakukan pengisian data lebih awal sehingga proses verifikasi menjadi lebih efektif dan efisien. Menurutnya, kolaborasi bersama Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta menjadi langkah strategis untuk mempercepat pendataan usaha sektor kesehatan di Jakarta.

“Fasilitas pelayanan kesehatan milik pemerintah seperti RSUD, RSKD, dan farmasi utama yang berstatus BLUD tidak hanya dipandang sebagai tombak pelayanan publik, tetapi juga sebagai pelaku usaha jasa kesehatan. Karena itu, data yang lengkap dan akurat sangat penting untuk mendukung penghitungan output ekonomi dan berbagai indikator pembangunan,” ujar Kadarmanto.

Ia berharap seluruh fasilitas kesehatan dapat berpartisipasi aktif dalam pengisian data Sensus Ekonomi 2026. Menurutnya, data aktivitas usaha yang dihimpun nantinya akan digunakan untuk melihat daya saing, aktivitas pasar, arus modal, serta mendukung pembangunan Jakarta sebagai kota global.

Sementara itu, Wakil Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Savitri Handayana, menyampaikan apresiasi kepada BPS Provinsi DKI Jakarta atas kerja sama dan pendampingan dalam pelaksanaan kegiatan Ngibar Sensus Ekonomi 2026. Ia menyebut kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dukungan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta dalam menyukseskan Sensus Ekonomi 2026, khususnya bagi fasilitas kesehatan dan unit kerja di lingkungan Dinas Kesehatan.

Savitri menegaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan agenda nasional penting untuk menyediakan data dasar kegiatan ekonomi yang lengkap, akurat, dan terpercaya. Data tersebut nantinya akan menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan, perencanaan pembangunan, evaluasi program, serta pemetaan potensi ekonomi di berbagai sektor.

“Bagi Jakarta, data hasil sensus ini dapat menjadi dasar untuk memperkuat perencanaan kota, meningkatkan kualitas pelayanan publik, mendorong investasi, mengembangkan lapangan kerja, serta memastikan kebijakan yang disusun benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan pelaku usaha,” ujar Savitri.

Ia juga menambahkan bahwa sektor kesehatan merupakan bagian dari ekosistem ekonomi Jakarta sehingga seluruh fasilitas kesehatan dan unit kerja perlu menyampaikan data secara benar, lengkap, dan sesuai kondisi sebenarnya. Melalui kegiatan Ngibar SE2026, Savitri berharap proses pengisian data dapat berjalan lebih mudah, tertib, dan akurat dengan pendampingan langsung dari Tim BPS.

“Selain pengisian data, kami juga mengimbau seluruh unit kerja untuk turut mendukung publisitas Sensus Ekonomi 2026 melalui media informasi yang tersedia, baik media sosial, website, TV informasi, maupun kanal publikasi lainnya. Mari sukseskan Sensus Ekonomi bersama, data akurat untuk Jakarta maju,” tutup Savitri. [DN]

Kembali

Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta

Jl. Kesehatan No 10
Petojo Selatan, Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat,
DKI Jakarta 10160

    Kontak

  • +62213451338
    (Senin - Kamis 08:00 - 16.00 WIB)
    (Jum'at 08:00 - 16.30)

    +62 822-1388-8006 (Hotline)
    (Senin - Kamis 08:00 - 16.00 WIB)
    (Jum'at 08:00 - 16.30)

    dinkes@jakarta.go.id

Media Sosial

   Sitemap