blog-img-10

Keterangan : Hari Perawat Nasional 2022: PERAN PROFESI PERAWAT DALAM PERAWATAN PASIEN COVID-19

Posted by : Administrator

Hari Perawat Nasional 2022: PERAN PROFESI PERAWAT DALAM PERAWATAN PASIEN COVID-19

Perawat merupakan seseorang yang sudah lulus Pendidikan Tinggi dalam Bidang Keperawatan, baik perawat Vokasi, Profesi Ners dan Ners Spesialis. Profesi Perawat fokus pada perawatan, baik individu, komunitas maupun keluarga. Tak hanya itu, perawat juga bertanggung jawab dalam pencegahan penyakit, pelayanan pasien dan peningkatan kesehatan.

“Perawat pastinya merupakan orang yang telah lulus pendidikan keperawatan, baik Vokasi, Ners atau Ners Spesialis. Jadi tidak sembarangan orang bisa mengaku-ngaku sebagai Perawat tanpa menjalankan pendidikan ini,” ujar Ns. Jajang Rahmat S, M.Kep, Sp.Kep.Kom, Ketua PPNI DKI Jakarta.

Ns. Jajang Rahmat pun mengatakan bahwa selaku Ketua PPNI DKI Jakarta, ia selalu berpesan teruntuk seluruh perawat di DKI Jakarta, agar selalu mengingat dan memberitahukan kepada pasien mengenai kewenangan profesinya. Kewenangan tersebut berupa upaya kesehatan perorangan dan upaya kesehatan masyarakat. Pernyataan beliau ini pun juga ditegaskan berdasarkan Permenkes No. 26, tahun 2019, yang berisi wewenang dan peran dari Perawat.

“Perawat itu bertugas sebagai pemberi asuhan keperawatan, penyuluh dan konselor bagi klien, pelayanan keperawatan, peneliti keperawatan, pelaksana tugas berdasarkan pelimpahan wewenang dan atau pelaksana tugas dalam keadaan keterbatasan tertentu. Jadi, seorang perawat dalam tugasnya juga termasuk bertugas dalam penanggulangan pandemi COVID-19 karena masuk ke dalam wewenang keterbatasan tertentu,” lanjutnya.

Berbicara peran profesi perawat di tengah pandemi COVID-19, beliau mengatakan bahwa seluruh Perawat, khususnya yang bertugas di Provinsi DKI Jakarta sudah bersiaga bahkan sebelum kasus pertama COVID-19 di Indonesia melanda. Alasan utamanya menurut Ns. Jajang adalah Perawat harus siaga sebab tugas mereka adalah memberikan pelayanan awal di setiap Fasilitas Pelayanan Kesehatan.

“Sejak kasusnya menyebar di Wuhan, para Tenaga Kesehatan termasuk Perawat sudah bersiaga. Perawat menjadi ujung tombak awal ketika pasien terkonfirmasi COVID-19 dirujuk ke Fasyankes, sehingga harus siap dalam memberkan pelayanan,” lanjut Ns. Jajang.

Tantangan lainnya bagi Perawat di tengah pandemi COVID-19 adalah terus menerus memberikan pelayanan kesehatan, baik primer hingga tersier secara langsung kepada pasiennya, termasuk peningkatan kesehatan (Promotif), pencegahan penyakit (Preventif), penyembuhan penyakit (Kuratif) untuk individu, kelompok maupun keluarga. Perawat juga terlibat langsung dalam proses Surveilans Prefalensi Covid. Lagi-lagi, peran perawat di proses ini sangat penting karena mereka melakukan penguatan baik secara promotif dan preventif kepada keluarga, individu dan kelompok.

“Kemudian juga dilibatkan pemberdayaan pada komunitas luas. Oleh karena itu banyak perawat yang hadir di masyarakat untuk memberikan pencerahan seputar pencegahan COVID-19, vaksinasi dll. Ketika mengingat ke belakang di saat awal pandemi COVID-19, perawat juga hadir sebagai pendamping pasien yang sudah sembuh untuk dikembalikan ke masyarakat. Ingat yang awal-awal COVID-19 dulu banyak orang menolak pasien yang sudah sembuh utuk kembali ke rumahnya? Ada stigma negatif disitu. Inilah pentingnya perawat juga hadir sebagai penjelas bahwa pasien sudah sembuh total dan bisa kembali ke rumah,” tutur pria yang juga bertugas sebagai Kasubag di Puslatkesda Provinsi DKI Jakarta.[prm/hms] (bersambung)

 

Kembali

Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta

Jl. Kesehatan No 10
Petojo Selatan, Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat,
DKI Jakarta 10160

    Kontak

  • +62213451338
    (Senin - Kamis 08:00 - 16.00 WIB)
    (Jum'at 08:00 - 16.30)

    +62 822-1388-8006 (Hotline)
    (Senin - Kamis 08:00 - 16.00 WIB)
    (Jum'at 08:00 - 16.30)

    dinkes@jakarta.go.id

Media Sosial

   Sitemap