Box Layout

HTML Layout
Backgroud Images
Backgroud Pattern
blog-img-10

Posted by : Administrator

Catat! Hepatitis Akut Menular Lewat Saluran Pernafasan dan Pencernaan

Hepatitis Akut saat ini ditetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) dengan 228 kasus di 20 negara termasuk Indonesia. Sebelumnya tiga pasien anak dilaporkan meninggal dunia akibat terinfeksi penyakit misterius ini di RSUPN Cipto Mangunkusumo. Kementerian Kesehatan sampai saat ini masih melakukan investigasi melalui pemeriksaan panel virus lengkap dan penyelidikan epidemiologi untuk mengetahui lebih lanjut penyebab dari penyakit ini.

Prof. Dr. dr. Hanifah Oswari, Sp. A, yang merupakan dokter Spesialis Anak Konsultan Gastro Hepatologi RSCM FK UI menyebutkan bahwa dugaan awal disebabkan oleh Adenovirus, SARS CoV-2, virus EBV dll. Virus tersebut utamanya menyerang saluran cerna dan saluran pernafasan. 

Untuk itu, dokter yang bertugas di RSCM FK UI ini menghimbau para orang tua untuk mewaspadai sumber penularan dengan melakukan tindakan pencegahan, yang salah satunya menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

''Untuk mencegah dari saluran pencernaan, jagalah kebersihan dengan cara mencuci tangan dengan sabun, memastikan makanan atau minuman yang dikonsumsi itu matang, tidak menggunakan alat-alat makan bersama dengan orang lain serta menghindari kontak anak-anak kita dari orang yang sakit agar anak-anak kita tetap sehat,'' jelas Peneliti di RSCM dan FK UI ini.

Dalam mencegah Hepatitis Akut terutama melalui saluran pernafasan, maka sebaiknya juga menerapkan protokol kesehatan COVID-19 seperti memakai masker, menjaga jarak dan mengurangi mobilitas. Selain itu, tentunya para orang tua juga wajib memberikan pemahaman kepada anak untuk mengenali gejala awal Hepatitis Akut.

Prof Hanifah menyebutkan secara umum gejala awal penyakit Hepatitis Akut adalah mual, muntah, sakit perut, diare, kadang disertai demam ringan. Selanjutnya, gejala akan semakin berat seperti air kencing berwarna pekat seperti teh dan BAB berwarna putih pucat.

Jika anak mengalami gejala-gejala tersebut, orang tua diminta segera memeriksakan anak ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat untuk mendapatkan diagnosis awal.

Subkoordinator Surveilans Epidemiologi dan Imunisasi Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, dr. Ngabila Salama, MKM mengatakan, bahwa jika ada anak yang terindikasi terpapar Hepatitis Akut, dapat dibawa ke Puskesmas terdekat.

“Bila mengalami gejala seperti mual, muntah, sakit perut, diare, dan demam ringan (terindikasi Hepatitis Akut), bisa datang ke Puskesmas atau RSUD terdekat untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ucap dr. Ngabila Salama, MKM.

Oleh karena itu, perlu adanya kerja sama yang solid antara orang tua, tenaga kesehatan dan fasilitas pelayanan kesehatan agar bisa menemukan gejala Hepatitis Akut sedini mungkin agar anak segera mendapatkan pertolongan medis.

 

Sumber: Kementerian Kesehatan & sub Koordinasi Surveilans Epidemiologi dan Imunisasi Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta

Foto: Google Images